35 Pasien Covid-19 Kabupaten Magelang Dinyatakan Sembuh

MUNGKID, SM Network – Sebanyak 35 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang dinyatakan telah sembuh. Hal tersebut diungkapkan oleh, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi pada saat menggelar Press Conference di Ruang Command Center, Setda Kabupaten Magelang, Jumat (25/9).

“Dari tiga belas pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Borobudur dan dua puluh dua pasien positif di Kecamatan Salaman, hari ini (25/9) dinyatakan sudah sembuh,” jelas Nanda.

Nanda berharap, melalui kabar baik tersebut dapat menambah motivasi serta semangat kepada masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19. “Jangan sampai kabar baik ini malah membuat kita terlena dan lengah. Tetapi justru harus lebih meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan,” tuturnya.

Untuk diketahui, sebelumnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang per tanggal 22 September 2020 telah mengalami lonjakan paling maksimal, yakni mencapai 52 pasien terkonfirmasi positif dalam sehari, sehingga jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari itu (22/9) berjumlah 149 orang.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti menjelaskan, sampai dengan tanggal 24 September 2020 PCR (Polimerase Chain Reaction) tes yang sudah digunakan sebanyak 5.220 sample. Selain itu pihaknya juga melakukan tracing (penelusuran) kepada kontak erat dari pasien terkonfirmasi positif, lalu dilanjutkan dengan treatment (penanganan) kepada pasien terkonfirmasi positif.

Sedangkan terkait jumlah kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang terkesan sangat cepat dan banyak, Retno menjelaskan bahwa, sebuah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu mulai dihitung dari pada saat pengambilan swab.

“Pada kasus di wilayah Salaman dan Borobudur, kita sudah mengambil swab pada tanggal (14/9) kemudian kita kirim ke laboratorium Semarang kemudian pada tanggal (22/9) baru turun hasilnya. Pada saat proses itu dilakukan, pasien sudah melakukan isolasi mandiri terhitung mulai tanggal 14 September. Sehingga sudah 10 hari sampai sekarang, dan kondisi pasien pun sudah dinyatakan sehat oleh pihak Puskesmas Salaman dan Borobudur,” paparnya.

Retno menambahkan bahwa, ketersediaan bed (tempat tidur) di rumah sakit Kabupaten Magelang hingga saat ini masih mencukupi. RSUD Muntilan tersedia sebanyak 26 bed, RSUD Merah Putih sebanyak 80 bed.

“Selain itu kita juga didukung oleh rumah sakit swasta yakni rumah sakit Syubbanul Wathon dan rumah sakit Asiyah Muntilan. Kalau masih kurang lagi, kita akan dibackup oleh rumah sakit di Kota Magelang. Ada RSUD Tidar, RST, dan RS dr Soerodjo,” pungkas Retno.

Tinggalkan Balasan