30.000 Liter Disinfektan untuk Penyemprotan Massal di Kebumen

KEBUMEN, SM Network – Menghadapi Pandemi Corona atau Covid-19 Pemkab Kebumen lakukan Gerakan Penyemprotan Massal Disinfektan Mandiri (GMPDM), Jumat (27/3/2020). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bentuk 26 tim khusus yang diterjunkan langsung ke 26 kecamatan.

Tak hanya itu, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) menyiapkan 30.000 liter disinfektan yang diproduksi sendiri. Disinfektan itu digunakan untuk mendukung pelaksanaan penyemprotan secara serentak di semua wilayah di Kebumen. Bupati Kebumen Yazid Mahfudz bersama Wakil Bupati Arif Sugiyanto tampak melepas tim khusus dari depan pendopo rumah dinas Bupati.

Setelah itu keduanya turut menyemprot  kawasan Alun-alun Kebumen. Bahkan Wabup Arif Sugiyanto juga melakukan penyemprotan di balai wartawan yang berada di area Alun-alun Kebumen.

“Penyemprotan massal melibatkan sejumlah elemen mulai dari BPBD, TNI, Polri, PMI, pemadam kebakaran, relawan, tim SAR, desa siaga, ormas  hingga jajaran pemerintah desa,” ujar Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

Edukasi Warga Ketua Gugus Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Kebumen, Arif Sugiyanto menambahkan, penyemprotan disinfektan massal disertai imbauan langsung ke masyarakat ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona secara dini. Sekaligus menyadarkan dan mengedukasi warga agar bersama-sama melawan virus corona.

“Tak hanya perkotaan, kegiatan ini dilakukan menyeluruh di wilayah Kebumen,” ujarnya.

Khusus di perkotaan, penyemprotan dilakukan di jalan-jalan protokol. Dengan demikian pemilik toko diminta tutup sementara. Pasalnya cairan desinfektan baunya menyengat, juga agar menjamin masyarakat dapat tenang saat melakukan aktivitas belanja dengan tenang.

“Setelah dilakukan penyemprotan kami persilakan pemilik toko buka dan warga silakan berbelanja,” ujar Arif.

Kepala Disperkim LH Edi Rianto merencanakan akan membuat sebanyak 1,2 juta liter. Nantinya setiap RT diberikan jatah  larutan disinfektan sebanyak 15 liter. Selain itu, setiap OPD juga mendapatkan jatah untuk dibagi kepada seluruh ASN agar bisa melakukan penyemprotan mandiri. 

Sementara itu, pantauan Covid-19 di Kebumen hingga pukul 15.06 wib, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 913 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) 35 orang yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kebumen. Sebanyak enam orang kasus terkonfirmasi negatif dan satu kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang diketahui meninggal dunia.


Supriyanto

Tinggalkan Balasan