ilustrasi

MUNGKID, SM network – Sebanyak tiga orang pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelang Meninggal dunia. Hal tersebut dibenarkan oleh Bupati Kabupaten Magelang, Zaenal Arifin saat di wawancarai, Senin (30/3) di Command Center komplek Pemda Magelang.

“Benar ada tiga orang warga kami yang meninggal berstatus sebagai PDP. Namun belum diketahui hasilnya positif atau bukan, sementara tes SWAB (air liur) kami kirim ke RS. Sardjito,” jelas Zaenal.

Berdasarkan dari pusat data dan informasi pencegahan penanganan covid-19 Kabupaten Magelang tercatat 30 orang PDP yakni tiga meninggal, 25 PDP belum terkonfirmasi, 2 PDP terkonfirmasi, dan 260 orang dalam pengawasan ODP.

Sementara itu, Plt. Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Magelang, Nanda Pribadi Cahyadi, berharap agar jumlah ODP dan PDP tidak bertambah. “Kami berharap jumlah ini jangan bertambah, namun apapun kondisinya tetap Pemkab siap untuk menghadapi dan menangani virus Covid-19 sumber daya akan dikerahkan semua,” jelas Nanda.

Nanda juga mengatakan bahwa hasil lab belum keluar. “Untuk status positif atau tidaknya belum diketahui sebab hasil lab belum keluar,” terang Nanda. Lanjutnya, tetapi perlakuan yang meninggal kemarin sudak ditangani sesuai dengan protokol kesehatan.

“Sesuai protokol kesehatan semua harus aman. Karena situasinya seperti ini, menurut Kadinkes harus diperlakukan seperti itu,” ucapnya.


Dian Nurlita/Kim

1 KOMENTAR