ilustrasi


SLEMAN, SM Network – Sebanyak 21.854 pemilih pemula masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Sleman 2020. Nama-nama ini sudah termasuk warga yang usianya menginjak 17 tahun pada tanggal 9 Desember 2020 sehingga memiliki hak pilih.

Jika disandingkan dengan data awal saat dilakukan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit), ada lonjakan jumlah pemilih pemula yang signifikan. Waktu itu hanya tercatat 3.272 nama pemilih pemula. Artinya ada penambahan hingga 18.582 jiwa.

“Berdasar hasil penetapan DPS, 21.854 pemilih masuk kategori pemula, atau sekitar 2,75 persen dari keseluruhan angka sementara pemilih berjumlah 794.839,” kata Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Sleman Indah Sri Wulandari, Selasa (15/9).

Jika masih ada warga yang sudah genap berusia 17 tahun tapi belum terdaftar, bisa melapor kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa. Informasi DPS nantinya akan ditempel di papan pengumuman kantor desa. Laporan bisa disampaikan dari tanggal 19-28 September. 

Jika sampai proses Daftar Pemilih Tetap (DPT) namanya tidak terdata, warga masih bisa menyalurkan hak pilihnya dengan dimasukkan sebagai pemilih tambahan.

“Kalau namanya tidak masuk di dalam DPT, bisa datang ke TPS dengan membawa KTP. Tapi sebaiknya tidak mendadak pas hari H agar kami bisa memfasilitasi surat suara, atau dicarikan lokasi yang lain apabila TPS tersebut sudah banyak pemilih tambahannya,” urai Indah.

Sementara, KPU Sleman akan menyiapkan 2.124 tempat pemungutan suara (TPS) utama yang tersebar pada 86 desa. Selain itu juga ada TPS cadangan yang ditempatkan di rumah sakit, lembaga pemasyarakatan, dan tempat isolasi bagi pasien Covid-19 yakni Asrama Haji.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here