SM/Supriyanto - SAMPAIKAN SAMBUTAN: Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH saat menyampaikan sambutan pada Sosialisasi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Rabu (17/3).

KEBUMEN, SM Network – Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Kebumen tahun 2021 naik menjadi Rp 167 miliar. Jumlah tersebut naik Rp 3 miliar dari ADD tahun 2020 sebesar Rp 164 miliar.

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyampaikan bahwa ADD nantinya akan disalurkan dalam empat tahap melalui rekening desa. Masing-masing 25 % dari keseluruhan ADD yang diterima.

Alokasi Dana Desa itu juga nantinya dipergunakan untuk berbagai hal. Termasuk untuk penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa. Adapun besaran penghasilan tetap kepala desa Rp 3 juta, sekretaris desa Rp 2.250.000, perangkat desa lainnya Rp 2.025.000.

Sedangkan penggunaan ADD untuk tunjangan dan operasional Badan Permusyawaratan Desa (BPD) paling banyak 30% dari ADD.

Sedangkan Dana Desa merujuk Peraturan Bupati Kebumen tentang Dana Desa yang sudah ditetapkan pada 9 Februari 2021 besarannya sebesar Rp 405.26 miliar. Dana Desa disalurkan melalui tiga tahap. Tahap pertama 40% dikurangi kebutuhan BLT untuk lima bulan dan 8 % untuk Desa Aman Covid.

“Kedua 40% dikurangi kebutuhan BLT lima bulan. Tahap tiga 20% dikurangi kebutuhan BLT untuk dua bulan,” terang Arif Sugiyanto saat Sosialisasi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Rabu (17/3).

Kemakmuran Rakyat

Sosialisasi dihadiri Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, dan Kepala Dispermades P3A Kebumen Frans Haidar. Acara diikuti perwakilan kepala desa dan camat di Kebumen.

Lebih lanjut Arif menambahkan, baik ADD maupun DD harus digunakan dan dimanfaatkan dengan baik. Misalnya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, membuat BUMDes, pembangunan infranstruktur, pengembangan wisata desa, dan juga untuk penanganan Covid.

Kepala Dispermades P3A Drs Frans Haedar MPA menambahkan dari 449 desa, ADD BLTDD yang sudah cair ada 19 desa. Sedangkan yang sudah memberikan pengajuan ada 333 desa. Diperkirakan akan cair pada 19 Maret 2021.
Sedangkan Kepala Kejari Kebumen Slamet Riyanto berpesan agar kepala desa mampu menggunakan dana desa dengan baik untuk kemakmuran rakyat.