2020 Kasus Kejahatan di Magelang Menurun 36,2%

MUNGKID, SM Network – Sepanjang tahun 2020 kasus gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Magelang mengalami penurunan siginifikan, yakni sebanyak 36,2 persen.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Kapolres Magelang, AKBP Ronald A Purba, di dampingi Wakapolres Kompol Aron Sebastian, serta sejumlah pimpinan Polres Magelang saat konfres laporan akhir tahun di Mapolres Magelang, Kamis (31/12/2020). Secara keseluruhan total kasus Kamtibmas turun sebanyak 228 kejadian.

“Kasus kamtibmas ini termasuk kejahatan atau kriminalitas, tipiring, gangguan ketertiban, dan Bencana. Diduga karena pandemi covid-19 hal tersebut menjadi menurun semua, karena mobilitas seseorang berkurang,” jelas AKBP Ronald.

Ronal mengatakan angka kasus kriminalitas yabg terjadi pada tahun 2019 sebanyak 377 kasus, sedangkan tahun 2020 sebanyak 258. “Untuk kasus Tipiring, tahun 2019 sebanyak 94, dan tahun 2020 sebanyak 16 kejadian,” imbuhnya. Sedangkan gangguan terhadap ketertiban pada tahun 2019 sebanyak 118 kasus, dan tahun 2020 sebanyak 102 kasus.

Dan untuk bencana pada tahun 2019 sebanyak 41 kasus dan tahun 2020 sebanyak 26 kasus. “Untuk bencana ini tahun 2019 kemarin banyak terjadi kebakaran hutan. Untuk tahun ini yang baru adalah potensi gunung merapi,” paparnya.

Dengan menurunnya jumlah kasus tersebut menunjukan bahwa risiko kejahatan di Kabupaten Magelang berkurang. “Kalau di tahun 2019 lalu, rata-rata kejahatan terjadi setiap 20 jam sekali. Sedangkan tahun 2020 ini dihitung rata-rata kejahatan terjadi 29 jam sekali,” kata AKBP Ronald.

Sedangkan untuk lima besar kasus yang terjadi di tahun 2020 ini terbanyak adalah pencurian dengan pemberatan (curat), yakni 54 kasus, Narkoba 43 kasus, Anirat (penganiayaan berat) 26 kasus, pencurian sepeda motor 22 kasus dan penipuan 21 kasus.

“Untuk kasus paling menonjol di tahun 2020 di wilayah hukum Polres Magelang terdapat 3 kasus. Yakni pembunuhan Candirejo Borobudur, Pembunuhan Pasuruhan Mertoyudan, dan pencurian dengan pemberatan semua ATM di Muntilan,” tegasnya.

Kejadian-kejadian lainnya, ada yang meningkat ada juga yang menurun. Misal penemuan mayat di tahun 2019, Polres Magelang menangani 8 kasus, sedangkan tahun 2020 sebanyak 12 kasus. “Sisanya menurun seperti Bunuh diri di tahun 2019 terdapat 20 kasus, dan tahun 2020 ada 13 kasus,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan