2.373 Rumah Warga Sleman Tidak Layak Huni

SLEMAN, SM Network – Penyelesaian rehab rumah tidak layak huni (RTLH) masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab Sleman. Sampai saat ini masih ada 2.373 RTLH yang belum tertangani.

Dengan anggaran kurang lebih Rp 26,65 miliar, diharapkan tahun ini setidaknya 1.448 rumah dapat diperbaiki. “Hingga tahun 2020, Pemkab telah merehab 9.649 RTLH namun masih ada 2.373 rumah yang belum tertangani,” beber Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman Taupiq Wahyudi saat penyerahan bantuan RTLH di Desa Ambarketawang, Gamping, Jumat (18/9).

Pada tahun 2020 ini, Sleman memperoleh dana alokasi khusus (DAK) bidang perumahan senilai Rp 3,85 miliar. Alokasi dana tersebut diperuntukkan bagi 165 rumah, dengan rincian peningkatan rumah tidak layak huni sebanyak 120 unit, dan pembangunan rumah baru sebanyak 45 unit. Untuk kegiatan rehab, tersebar di tiga desa yakni Wedomartani Ngemplak sejumlah 50 rumah, Sidoagung Godean 50 rumah, dan Tirtoadi Mlati 20 rumah. 

Besaran bantuan yang dialokasikan untuk rehab adalah Rp 17,5 juta per rumah. Sedangkan program pembangunan rumah baru diplot untuk wilayah Desa Sidomoyo dan Ambarketawang Gamping masing-masing sejumlah 30 dan 15 rumah. Adapun alokasi pembiayaannya sebesar Rp 35 juta tiap rumah.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, penanganan RTLH merupakan  salah satu wujud komitmen pemerintah dalam rangka mewujudkan pelayanan dasar yakni papan atau rumah layak huni. Disamping itu, rumah merupakan kebutuhan primer bagi setiap individu.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, penanganan RTLH  dapat segera teratasi sekaligus mempercepat program pengentasan kemiskinan,” kata Sri yang pada kesempatan itu menyerahkan secara simbolis buku rekening untuk pembiayaan pembangunan dan perbaikan rumah.

Dia pun berharap langkah ini dapat menjadi sebuah gerakan yang nantinya bisa menggerakkan sumber-sumber lain di luar pemerintah. Semisal melalui CSR dari pihak swasta, dan gotong royong masyarakat. Terlebih melihat data BPS tahun 2016, backlog kepemilikan rumah di Kabupaten Sleman masih cukup tinggi yakni 109.458 unit.

3 Komentar

  1. 969499 508613An fascinating dialogue is value comment. I feel that its greatest to write extra on this matter, it could not be a taboo topic nonetheless usually individuals are not enough to speak on such topics. Towards the next. Cheers 498386

  2. 618783 353300I truly treasure your piece of work, Fantastic post. CHECK ME OUT BY CLICKING MY NAME!!! 499801

  3. 259232 424310Bereken zelf uw hypotheek. Hypotheek berekenen? Maak snel een indicatieve berekening van het maximale leenbedrag van uw hypotheek. 965181

Tinggalkan Balasan