2.097 Petugas KPPS dan Linas Jalani Rappid Test, Sekitar 10 Persen Reaktif


MAGELANG, SM Network – KPU Kota Magelang menyelesaikan rappid test untuk 2.097 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Linmas, Rabu (18/11) lalu. Hasilnya diketahui ada sekitar 10 persen yang reaktif dan yang bersangkutan diwajibkan menjalani tes swab.

“Kalau data pasti belum tahu ya, tapi yang reaktif sekitar 10 persen dari total yang ikut tes di kalangan KPPS dan Linmas,” ujar Ketua KPU Kota Magelang, Basmar P Amron, Minggu (22/11).

Dia menuturkan, petugas KPPS dan Linmas yang menjalani tes swab pun diwajibkan untuk isolasi mandiri bila todak ada gejala. Setelah selesai isolasi 14 hari, mereka bisa melanjutkan tugasnya.

“Jadi tidak diganti, untuk yang positif. Hanya sekarang wajib isolasi dulu,” katanya.

Basmar menegaskan, adanya temuan kasus konfirmasi setelah hasil swab keluar, tidak akan mengganggu keberlangsungan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang, 9 Desember nanti. Karena itu, rappid test pun dilakukan di awal, sehingga kalau ada yang positif dimungkinkan sudah selesai menjalani isolasi dan bisa melanjutkan tugasnya.

“Kecuali, kalau ada gejala dan harus dirawat di rumah sakit kemungkinan besar mereka tidak bisa melanjutkan tugasnya,” ucapnya.

Untuk diketahui, standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, terkait kesembuhan pasien Covid-19 tidak perlu dilakukan tes ulang. Sepanjang tidak ada gejala lanjutan, yang bersangkutan akan langsung mendapatkan surat sembuh dari fasilitas kesehatan (Faskes).

Masa isolasi sendiri berlangsung sekitar 14 hari. Sementara hasil tes swab biasa baru diketahui tiga hari setelah spesimen dikirimkan. Hal ini memungkinkan penyintas Covid-19 hanya cukup menjalankan isolasi selama 11 hari, karena tiga hari sebelumnya yang bersangkutan sudah diisolasi pada saat menunggu hasil spesimen diketahui. 

Sementara itu, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Magelang terus meningkat. Berdasarkan laman resmi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Magelang, per 21 November 2020, penambahan besar-besaran terjadi sejak Jumat (20/11) lalu.

Sehingga saat ini total kasus di Kota Magelang tercatat sebanyak 453 kasus, dengan tambahan 19 kasus baru. Jumlah itu terdiri dari 289 orang dinyatakan sembuh, 48 dirawat, 89 menjalani isolasi mandiri, dan 27 meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan