18 Nakes Positif Covid-19, Puskesmas di Sleman Tetap Buka

SLEMAN, SM Network – Delapan belas tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Sleman positif terpapar Covid-19.
Tiga nakes diketahui bekerja di puskesmas, sedangkan lima orang bertugas di rumah sakit dan sisanya adalah warga Sleman yang menjadi nakes di luar daerah. “Total ada 18 nakes di Sleman yang positif periode Juni-Juli ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Selasa (28/7).

Lebih lanjut dia merinci, nakes puskesmas yang positif adalah hasil rapid test dan swab massal yang dilakukan di 25 puskesmas. Dari 1.100 karyawan yang dites ada tiga yang dinyatakan positif. Satu nakes yang sebelumnya dirawat di RSUD Sleman telah sembuh, sedangkan dua orang lainnya masih menjalani pengobatan masing-masing di RSUD Prambanan dan RS Hermina.

Adapun, lima nakes rumah sakit yang positif didapat dari hasil screening. Mereka terdiri dari dokter, apoteker, dan laborat. Kelima nakes ini dirawat di rumah sakit tempat mereka masing-masing bekerja. Sementara itu, 10 nakes positif Covid-19 lainnya didapat dari hasil tracing Dinkes Bantul dan Yogyakarta. Sepuluh pekerja kesehatan ini bekerja di luar rumah sakit Sleman. Namun karena beralamat di Sleman, kemudian dimasukkan ke data wilayah setempat meskipun dirawat di rumah sakit daerah Bantul.

Terkait temuan kasus nakes yang positif, Joko menegaskan tidak ada penutupan puskesmas. “Tidak ditutup tapi pembatasan layanan karena semua puskesmas desainnya memungkinkan penutupan bangunan separo, dan separo tetap untuk pelayanan,” jelasnya.

Demikian halnya untuk karyawan yang bekerja di puskesmas. Jika tidak kontak erat, tetap diminta untuk memberikan pelayanan. Namun apabila kekurangan tenaga, diperbantukan dari puskesmas yang lokasinya berdekatan.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan