13 Siswa SMPN 1 Turi Sleman Masih Butuh Pendampingan

SLEMAN, SM Network – Kegiatan belajar-mengajar di SMPN 1 Turi Sleman, Senin (2/3) sudah kembali normal. Usai mengikuti deklarasi move on, para siswa ke kelas masing-masing untuk menjalani proses belajar.

Namun, belum semua murid bisa mengikuti kegiatan belajar di kelas. Koordinator tim pendampingan psikologi, Oneng Nawaningrum mengungkapkan, masih ada 13 anak yang butuh pendampingan psikologi.

“Sebagian dari mereka ada yang rawat inap. Sejak Senin sampai dengan Sabtu tidak masuk sekolah sehingga kami belum bisa memantau secara detail kondisinya,” katanya ditemui di SMPN 1 Turi, Senin (2/3).

Ada pula siswa yang mengalami susah tidur, dan tidak doyan makan. Gejala lain yang mereka rasakan adalah lesu, dan pikiran selalu sedih. Kendati pos pendampingan di SMPN 1 Turi sudah resmi diakhiri, namun ketiga belas siswa itu tetap akan  diberi pendampingan.

Tindak lanjutnya berupa kegiatan pendampingan di sekolah atau home visit. Pihaknya telah menyiapkan tiga orang psikolog untuk mendampingi siswa sampai kondisi psikis mereka kembali normal. 

Pendampingan psikososial terhadap civitas SMPN 1 Turi ini sudah dilakukan sejak 22 Februari. Selama sepekan, para menjalani pendampingan secara individual dan klasikal. Sedangkan pendampingan bagi guru dan staf dilangsungkan pada 28 dan 29 Februari. Orang tua siswa kelas 7 dan 8 juga mendapat layanan konseling pada 26 Februari silam.

“Kami juga memberikan pendampingan psikososial dengan teknik bercerita, dan psikoedukasi tentang kesehatan mental. Selanjutnya, semua kegiatan akan dikoordinasikan oleh Sekretariat Bersama yang dipimpin oleh Dinas P3AP2KB Sleman,” kata Oneng


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan