13 Juli, Siswa Kembali Masuk Sekolah

SLEMAN, SM Network – Pembelajaran jarak jauh bagi siswa mulai dari jenjang TK hingga SMP, diperpanjang sampai dengan tanggal 19 Juni 2020. Sebelumnya, sempat ada rencana mengaktifkan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah mulai 2 Juni 2020. Namun dengan adanya kebijakan perpanjangan status tanggap darurat bencana Covid-19, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa belajar dari rumah. “Siswa tetap melaksanakan pembelajaran online atau belajar dari rumah mulai tanggal 2 Juni sampai dengan 19 Juni 2020,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Arif Haryono, Minggu (31/5).

Penerimaan rapot dan kenaikan kelas dijadwalkan pada tanggal 20 Juni mendatang. Dilanjutkan dengan masa libur akhir tahun ajaran 2019/2020 terhitung mulai tanggal 22 Juni hingga 11 Juli 2020. “Siswa masuk kembali ke sekolah per 13 Juli 2020 untuk memulai akvtitas pendidikan awal tahun ajaran 2020/2021,” imbuh Arif.

Terkait keputusan perpanjangan masa pembelajaran daring ini, Disdik Sleman telah mengeluarkan surat edaran ditujukan ke seluruh sekolah dan pengawas. Selama proses belajar di rumah, pengawas dan penilik sekolah diminta untuk melakukan pemantauan dan memberi bimbingan kepada satuan pendidikan.

Hasil monitoring itu nantinya dilaporkan kepada Disdik Sleman. Bagi kepala satuan pendidikan, diimbau agar meningkatkan intensitas komunikasi dengan orang tua atau wali murid. Tujuannya memastikan siswa tetap beraktivitas di rumah selama pandemi Covid-19, untuk mencegah penularan virus.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, dalam penetapan status tanggap darurat, Pemkab mengikuti kebijakan Pemda DIY dimana terakhir diputuskan untuk diperpanjang sampai tanggal 30 Juni 2020. “Meski tren kasusnya menurun, tapi masih terjadi penularan. Sehingga diputuskan untuk melanjutkan masa tanggap darurat,” tukasnya. Hingga Minggu (31/5), di Sleman tercatat 28 pasien positif Covid-19 masih dirawat. Sedangkan total jumlah kasus positif yang ditemukan sampai dengan saat ini sebanyak 94, namun 62 pasien telah dinyatakan sembuh.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan