122 Perjalanan Kereta Dibatalkan Daop 6

YOGYAKARTA, SM Network – Perseroan Terbatas (PT) Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta akhirnya membatalkan sebanyak 122 perjalanan kereta. Dari ratusan jadwal perjalanan itu, termasuk diantaranya semua kereta Bandara, baik yang ke Yogyakarta International Airport (YIA) maupun Adi Soemarmo Solo. Pembatalan perjalanan kereta api itu mulai hari ini hingga 30 April mendatang.

“Ada 122 perjalanan kereta yang dibatalkan terkait Covid-19. Termasuk kereta Bandara YIA maupun Adi Soemarmo,” kata Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Jogja Eko Budiyanto di Stasiun Lempuyangan Jogja, Selasa (31/3).

Dia menjelaskan, semua perjalanan kereta Bandara YIA  sebanyak 24 perjalanan dibatalkan. Sedangkan untuk kereta  Bandara Adi Sumarmo Solo (BIAS) sebanyak 45 perjalanan juga dibatalkan.

“Selebihnya adalah kereta api  jarak jauh menuju ke berbagai relasi,” imbuh dia. 

Adapun kereta jarak jauh yang mengalami pembatalan keberatangkatan adalah, baik ke arah timur yaitu Surabaya, Malang,  dan Banyuwangi maupun kereta api yang menuju ke arah barat seperti ke Jakarta dan Bandung.  Kereta api jarak jauh yang dibatalkan perjalanannya itu antara lain Argo Wilis, Argo Lawu, Turangga, Taksaka, Mutiara Selatan, Malabar, Singasari, Gaya Baru Malam, Mataram, Bogowonto, Gajahwong.

Selain itu juga ada kereta lain yang dibatalkan perjalanannya yaitu kereta api Fajar Utama, Senja Utama, Lodaya, Sancaka Utara, Malioboro, Sancaka, Majapahit, Jayakarta, Jaka Tingkir, Pasundan,  Logaya dan kereta api Anjasmara. Jika ditotal, semua perjalanan yang dibatalkan sebanyak 122 perjalanan kereta api.

“Ini adalah langkah efisiensi karen tidak ada penumpang. Kalau wabah ini sudah hilang tentunya akan kami operasikan lagi,” tegas Eko.

Selama kereta tidak berjalan, ungkap dia, maka pihak Daop 6 akan melakukan pembersihan dan penyemprotan seluruh rangkaian kereta dengan cairan disinfektan. Meski hal ini juga rutin dilakukan terhadap kereta kereta yang tetap beroperasi di tengah penyebaran virus korona.

“Kami lakukan perbaikan juga kalau ada gerbong-gerbong yang memang rusak,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika calon penumpang sudah membeli tiket sebelumnya, maka uang tiket dikembalikan 100 persen. Kalau pembelian tiket melalui online maka pengembalian juga melalui online melalui KAI Acces. Kalau yang membeli di stasiun maka pengembalian uang dilayani di stasiun.

“Karena ada pembatalan maka silakan calon penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket yang dimaksud untuk dibatalkan saja,” tandas Eko.


Gading Persada

Tinggalkan Balasan