10 Hari PPKM, Zona Kota Magelang Berubah Jadi Orange

MAGELANG, SM Network – Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito beserta sejumlah kepala OPD dan pejabat kembali memantau pelaksanaan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dengan bersepeda, Rabu (20/1). Hasilnya, masyarakat secara umum sudah dinilai sadar dan patuh terhadap kebijakan ini.

“Bersama Forpimda kita tanda tangani PPKM. Sekarang sudah berjalan 10 hari. Ada kabar menggembirakan, zona kita berubah dari merah ke orange. Saya kira ini baik, berarti PPKM cukup berdampak positif pada pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Sigit usai gowes.

Dia menuturkan, di lapangan banyak yang dibatasi dengan adanya PPKM, 11-25 Januari 2021 ini. Sejumlah fasilitas umum milik Pemkot pun ditutup, bahkan beberapa harus ditutup rapat agar tidak dipakai oleh masyarakat.

“Arena bermain di alun-alun sampai kita tutup pakai terpal. Kalau hanya dipasang garis pembatas, anak-anak masih bisa masuk. Maka ditutup terpal. Fasilitas fitnes outdoor juga kita tutup terpal,” katanya.

Pusat kuliner atau PKL, kata Sigit, juga dilakukan pembatasan yang ketat. Selain jam operasional hanya sampai jam 22.00, kapasitas pengunjung juga hanya 50 persen. Maka, tempat duduk dan meja pun untuk sementara dikurangi dari sebelumnya.

“Saya rasa tidak apa-apa, setidaknya selama dua pekan PPKM ini. Kita pantau terus perkembangan di lapangan. Sekarang kita belum bisa katakan PPKM diperpanjang atau tidak, kita lihat nanti perkembangan ke depan,” jelasnya.

Menurut Sigit, menjadi cita-cita bersama Covid-19 segera hilang. Maka, masyarakat pun diminta terus untuk patuh terhadap kebijakan PPKM ini. Sejauh ini, pihaknya mendapat dukungan penuh dari aparat kepolisian yang tak lelah menggelar operasi yustisi.

“Polres totalitas mendukung pencegahan Covid-19 ini. Personelnya tak henti-hentinya sosialisasi ke masyarakat dan gencar operasi yustisi. Cita-citanya sama, kita berharap Covid-19 segera hilang,” terangnya.

Plt Kapolres Magelang Kota, AKBP R Fidelis Purna Timoranto yang turut gowes mengaku, pihaknya memang tak hentinya menggelar operasi yustisi. Memang tidak semua masyarakat sadar dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama 3M. “Hasilnya bisa kita lihat, sekarang Kota Magelang zonanya berubah ke orange dari sebelumnya merah. Ini hasil kerja keras kita bersama yang harus terus ditingkatkan sampai betul-betul Covid-19 hilang,” paparnya.

AKBP Fidelis menyebutkan, bagi warga yang tengah menjalani isolasi sebaiknya dilakukan di tempat yang sudah difasilitasi oleh pemerintah daerah. Hal ini menurutnya dapat meminimalisir penularan Covid-19 di lingkungan keluarga. “Sebaiknya isolasi mandiri di tempat yang sudah difasilitasi pemda, karena dapat terkontrol. Kalau di rumah khawatirnya dapat menularkan ke anggota keluarga,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan