1 Warga Wonosobo Positif Corona

WONOSOBO, SM Network – Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengonfirmasi kasus pertama virus Corona di Wonosobo. Melalui sambungan telefon Rabu (25/3) petang, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo membenarkan perihal informasi tersebut.

“Benar satu pasien di RSUD KRT Setjonegoro positif Corona setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Islam Wonosobo, karena menunjukan gejala Covid-19 pasien di rujuk ke RSUD KRT Setjonegoro sebagai rumah sakit rujukan lini kedua” bebernya.

One Andang menjelaskan, Pasien tersebut merupakan imigran dari Jakarta yang pulang ke Wonosobo dan di rawat di RSI Wonosobo mulai Rabu Tanggal 18 lalu. Namun pihaknya belum mau membeberkan warga tersebut berasal dari Kecamatan mana.

“Intinya dia dari Jakarta, dari daerah mana kita umumkan besok saja. Tapi pemerintah sudah bergerak cepat untuk mentracking semua orang yang telah kontak dengan pasien itu,” katanya. Pasien tersebut menurut Andang dinyatakan Positif mulai hari ini yakni Rabu (25/3) setelah keluar hasil pemeriksaan dari rumah sakit yang ada di Jogjakarta.

“Bagi warga yang berasal dari daerah terjangkit saya mohon kesadaranya. Ini permsalahan yang serius jadi jangan di sepelekan, terutama warga yang baru datang dari Jakarta ataupun Bandung,” tandasnya.

Untuk langkah selanjutnya Andang menegaskan, akan mendata semua orang yang telah melakukan kontak fisik dengan pasien tersebut selama ada di Wonosobo. Para perawat yang sebelumnya sudah melakukan kontak fisik akan di data dan masuk ke Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Lebih lanjut Andang mengatakan, Sekolah yang sebelumnya direncanakan akan diliburkan dalam dua pekan juga akan diperpanjang sampai waktu yang belum bisa ditentukan mengingat penyebaran virus tersebut masih terus merebah dan keadaan belum kondusif. Andang mengimbau masyarakat Wonosobo untuk tidak panik menyikapi permasalahan tersebut.

“Masyarakat tidak perlu panik, tapi harus tetap waspada. Terapkan gaya hidup sehat, terapkan sosial distancing juga. Pengajian, acara pernikahan, atau hal lain yang mengundang banyak masa tolong ditiadakan dulu,” pungkasnya.


Adib Annas M

Tinggalkan Balasan