1.965 Keluarga Terima Bantuan JPS dari APBD

MAGELANG, SM Network – Pemkot Magelang menyalurkan dana APBD sebanyak Rp 3,5 miliar untuk membantu 1.965 keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan jaring pengaman sosial (JPS) ini salah satu tindakan nyata penanganan bencana non-alam pandemi Covid-19 pada sektor sosial.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito secara simbolis menyerahkan bantuan ini kepada perwakilan KPM di Pendopo Pengabdian. Penyerahan dibagi dalam beberapa gelombang sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Gelombang pertama diserahkan kepada 219 KPM, terdiri dari warga Kelurahan Gelangan sebanyak 109 KPM dan Kelurahan Kemirirejo 110 KPM. Masing-masing KPM menerima Rp 1,8 juta.

“Semua penerima bantuan JPS sebanyak 1.965, dengan total dana Rp 3,5 miliar, ” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih di sela acara.

Dia menjelaskan, bantuan JPS ini diambil dari APBD Kota Magelang dengan tujuan membantu masyarakat lapisan bawah, agar mampu memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga masyarakat dalam mengatasi dampak Covid-19.

“Bantuan untuk keluarga terdampak Covid-19 ini tindakan nyata penanganan bencana non alam pandemi Covid-19 agar mereka dapat hidup normal sesuai dengan kondisi sosial yang ada,” katanya.

Dia menyebutkan, syarat yang wajib dipenuhi bagi KPM adalah warga Kota Magelang yang ditunjukkan dengan KTP asli dan kartu keluarga (KK). Undangan pengambilan hanya berlaku untuk 1 orang agar tidak menimbulkan kerumunan.

“Bagi yang tidak bisa mengambil sesuai jadwal yang ditentukan, maka petugas Dinsos akan menyerahkan langsung ke rumah masing-masing,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mengaku, bantuan untuk masyarakat Kota Magelang terus mengalir saat pendemi Covid-19 ini. Tidak hanya bantuan berupa uang tunai tapi juga sembako, fasilitas protokol kesehatan, dan lainnya.

“Ini wujud cinta pada rakyat. JPS ini mencapai Rp 3,5 miliar, agar masyarakat bahagia di tengah pandemi ini,” ungkapnya.

Ia meminta bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari maupun untuk modal usaha. Pemerintah, ditegaskannya, tidak tinggal diam, sejak pandemi bahkan sudah membuat dapur umum dan sebagainya.

“Saya minta masyarakat tidak lengah meski pandemi Covid-19 di Kota Magelang cenderung landai. Masyarakat bisa saling mengingatkan protokol kesehatan, seperti cuci tangan, jaga jarak, dan tidak bepergian jika tidak mendesak,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan