1.300 Keluarga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan Lekang Guna

GOMBONG, SM Network – Sebanyak 1.300 keluarga di Kabupaten Kebumen menerima bantuan program Lekang Guna (Lele Kangkung Tangguh Bencana). Program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemkab Kebumen ini
dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 pada masyarakat terdampak secara ekonomi.

Secara simbolis bantuan diserahkan Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono kepada perwakilan penerima di Pendapa Kecamatan Gombong, Kamis (25/6).

Hadir Ketua DPRD Kebumen Sarimun, Dandiim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang, Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kebumen Teguh Kristiyanto, Kepala Dinas Pendidikan Moh
Amirudin, serta sejumlah pejabat lainnya.

Ujang menjelaskan, program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi. Lekang Guna merupakan salah satu bentuk realisasi dari program Jogo Tonggo yang dicanangkan oleh Gubernur
Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Lele dan kangkung yang diterima oleh satu rumah tangga diharapkan dapat dibagikan ke tetangga yang lain. Sehingga warga dalam suatu kelompok masyarakat terkecil dapat saling membantu yang dalam hal ini adalah di
bidang ketahanan pangan,” terangnya.

Jumlah penerima Lekang Guna sebanyak 1.300 rumah tangga. Terdiri 50 rumah tangga pada setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Kebumen. Adapun sasaran dari program ini ditujukan kepada masyarakat terdampak
Covid-19 secara ekonomi. Seperti mereka yang bekerja di sektor informal antar lain pedagang kaki lima, non ASN, dan belum pernah menerima bantuan dari pemerintah.

“Rumah tangga penerima dipilih oleh Koramil dan Polsek pada masing-masing kecamatan. Serta PCNU dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah,” ujarnya.

Saat ini, paket Lekang Guna yang terdiri dari ember, lele, bibit kangkung dan peralatan lain telah didistribusikan keseluruh penerima di 26 kecamatan. Distribusi dilakukan oleh personil BPBD, Polsek, Koramil dan
berkoordinasi dengan pemerintah desa.

Pada kesempatan itu, Pemkab Kebumen juga mencanangkan program maskerisasi. Program percepatan penanganan Covid-19 ini bekerjasama dengan UMKM. Masker sejumlah 150.000 buah akan dibagikan ke siswa
sekolah tingkat pertama dan tingkat dasar melalui Koordiinator Wilayah Bidang Pendidikan di masing-masing kecamatan.

Selain itu, masker juga akan dibagikan kepada disabilitas dengan kualifikasi masker yang transparan, sehingga dapat digunakan oleh para difabel. “Maskerisasi ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung kepatuhan
terhadap Peraturan Bupati Kebumen Nomor 29 tahun 2020,” jelasnya.


Arif Widodo/K5

5 Komentar

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

  2. Hi there, after reading this amazing paragraph i am as well delighted to share my knowledge here with friends.

  3. Your site is very helpful. Many thanks for sharing!

Tinggalkan Balasan